Indonet turut memperkuat fondasi konektivitas untuk CGK Hyperscale Campus, data center berkapasitas 500MW yang siap mendukung kebutuhan AI, yang saat ini sedang dikembangkan oleh Digital Edge di GIIC Industrial Estate, Bekasi. Sebagai penyedia infrastruktur interkoneksi data center di kawasan industri strategis, Indonet berperan penting dalam menyediakan jaringan konektivitas yang mendukung pengoperasian infrastruktur digital berskala besar.
Seiring meningkatnya kebutuhan akan cloud computing, infrastruktur hyperscale, dan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia, keberadaan infrastruktur konektivitas yang andal menjadi semakin penting.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan ekosistem digital Indonesia yang semakin pesat, sekaligus memperkuat posisi Indonet sebagai enabler konektivitas bagi data center hyperscale dan kawasan industri.
Membangun Fondasi Konektivitas untuk CGK Hyperscale Campus
Untuk mendukung operasional CGK Hyperscale Campus, Indonet menghadirkan infrastruktur fiber baru dengan jalur underground sepenuhnya yang menghubungkan Jakarta dengan kawasan industri utama, termasuk Bekasi.
Infrastruktur ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan data center hyperscale, dengan menghadirkan:
- Keandalan jaringan yang tinggi
- Konektivitas berlatensi rendah
- Ketahanan infrastruktur untuk jangka panjang
Dengan implementasi jalur fiber bawah tanah, Indonet memastikan stabilitas jaringan yang lebih optimal sekaligus meminimalkan potensi gangguan eksternal yang dapat memengaruhi infrastruktur digital yang bersifat kritikal.
CGK Hyperscale Campus: Infrastruktur AI dan Cloud Generasi Berikutnya
Dibangun dengan standar global, CGK Hyperscale Campus dirancang untuk mendukung kebutuhan AI dan cloud generasi berikutnya dalam skala besar. Kampus data center ini akan memiliki kapasitas hingga 500MW, menjadikannya salah satu pengembangan hyperscale terbesar di kawasan.
Gedung pertama ditargetkan mulai beroperasi pada Q4 2026, dengan pengembangan lanjutan yang akan berlangsung secara bertahap hingga 2027.
Melalui infrastruktur konektivitas yang disediakan, Indonet memungkinkan:
- Konektivitas carrier-neutral, yang memberikan akses ke berbagai operator dan ekosistem jaringan
- Infrastruktur jaringan yang stabil dan resilien melalui jalur fiber underground sepenuhnya
- Kapasitas konektivitas yang scalable untuk mendukung kebutuhan hyperscale maupun enterprise
Desain Data Center Berkelanjutan dan Siap Masa Depan
CGK Hyperscale Campus dirancang untuk menjawab kebutuhan komputasi modern yang terus berkembang, sekaligus tetap memperhatikan aspek efisiensi dan keberlanjutan.
Beberapa fitur utama dari kampus ini meliputi:
- Target Power Usage Effectiveness (PUE) tahunan sebesar 1.25
- Direct-to-chip liquid cooling untuk mendukung workload AI berintensitas tinggi
- Sistem daur ulang air dan integrasi energi terbarukan
- Lokasi strategis dengan latensi rendah ke Jakarta dan klaster data center utama
CGK Hyperscale Campus diposisikan sebagai platform infrastruktur masa depan yang siap mendukung inovasi AI serta perkembangan ekosistem digital hyperscale.
Memperkuat Ekosistem Konektivitas Digital Indonesia
Indonet mendukung pengembangan CGK Hyperscale Campus adalah komitmen perusahaan dalam menyediakan infrastruktur interkoneksi data center yang andal di Indonesia.
Dengan memperluas jaringan konektivitas di kawasan industri strategis seperti Bekasi, Indonet turut membangun fondasi jaringan yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan hyperscale, inovasi AI, dan transformasi digital di Indonesia.
Bersama Digital Edge, Indonet terus membangun backbone konektivitas yang memungkinkan skalabilitas, kecepatan, dan ketahanan bagi masa depan ekonomi digital Indonesia.





