Contacts
Get in touch

Dari Ide Menjadi Konten: Indonet dan BytePlus Dorong Content Creation Enterprise dengan Generative AI

Accelerate with Intelligence

Sebuah ide bisa muncul dalam hitungan detik. Namun, mengubahnya menjadi visual atau video untuk kebutuhan bisnis membutuhkan waktu dan kreativitas. Selain itu, proses produksinya sering kali cukup kompleks.

Di tengah kebutuhan enterprise terhadap konten digital yang cepat, kreatif, dan berkualitas, Generative AI mulai mengubah cara perusahaan memproduksi konten.

Melihat perkembangan tersebut, Indonet bersama BytePlus memperkenalkan Lumina dan Dramagic. Keduanya merupakan solusi Generative AI yang membantu perusahaan mengubah ide menjadi konten visual dan video secara lebih praktis.

Keduanya diperkenalkan melalui acara “Accelerate with Intelligence.” Acara ini mempertemukan para profesional dan pelaku bisnis untuk mengeksplorasi penerapan AI dalam proses content creation.

Ketika Kebutuhan Konten Bergerak Lebih Cepat

Konten digital kini menjadi bagian dari banyak aktivitas bisnis.

Marketing membutuhkan visual untuk campaign. Sementara itu, tim komunikasi membutuhkan materi untuk berbagai kanal. Brand juga perlu menjaga konsistensi konten.

Di sisi lain, audiens terus mengonsumsi informasi dalam format yang semakin visual dan dinamis.

Artinya, perusahaan perlu menghasilkan lebih banyak konten. Namun, mereka juga harus menjaga relevansi dan daya tariknya dalam waktu yang lebih singkat.

Di sinilah AI content creation mulai membuka cara kerja baru.

Alih-alih memulai produksi dari halaman kosong, tim dapat menggunakan Generative AI untuk mengubah ide atau brief menjadi titik awal. Selanjutnya, mereka dapat mengembangkan hasil tersebut sesuai kebutuhan.

Lumina dan Dramagic: Mengubah Ide Menjadi Visual

Melalui Lumina dan Dramagic, Indonet dan BytePlus memperkenalkan pendekatan baru dalam pembuatan konten berbasis AI.

Lumina membantu tim membuat konten visual dengan kemampuan Generative AI. Dari satu konsep, perusahaan dapat mengeksplorasi berbagai arah visual. Setelah itu, tim dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan komunikasi dan brand.

Sementara itu, Dramagic berfokus pada pembuatan konten video berbasis AI. Dengan demikian, tim memiliki lebih banyak pilihan untuk mengubah ide menjadi storytelling visual.

Keduanya membantu tim mengeksplorasi konsep dengan lebih praktis. Selain itu, tim dapat melakukan eksperimen dan menghasilkan berbagai alternatif konten.

Dengan begitu, AI tidak hanya menghasilkan output. Lebih dari itu, AI menjadi bagian dari proses kreatif.

Bukan Sekadar Melihat, Peserta Bisa Mencoba Langsung

Pada acara “Accelerate with Intelligence,” pembahasan mengenai Generative AI tidak berhenti pada presentasi.

Peserta mendapatkan insight tentang penerapan AI dalam proses content creation. Selain itu, mereka juga berkesempatan mencoba Lumina dan Dramagic melalui sesi hands-on.

Pengalaman tersebut memberikan gambaran yang lebih nyata tentang penggunaan Generative AI dalam workflow sehari-hari. Peserta dapat mengeksplorasi prosesnya, mulai dari mengembangkan ide hingga mencoba berbagai bentuk visual dan video.

Acara ini juga dilengkapi dengan mini competition. Melalui kegiatan tersebut, peserta dapat menguji kreativitas dan melihat sejauh mana mereka dapat mengembangkan ide dengan bantuan AI.

AI sebagai Bagian dari Creative Workflow

Penggunaan Generative AI dalam content creation bukan berarti menggantikan proses kreatif.

Sebaliknya, teknologi ini memberi ruang bagi tim untuk bereksperimen dengan lebih cepat.

Satu ide dapat berkembang menjadi berbagai konsep. Selain itu, sebuah brief dapat dieksplorasi melalui beberapa pendekatan visual.

Proses yang sebelumnya membutuhkan beberapa tahap produksi kini dapat dimulai dengan lebih sederhana. Dengan demikian, tim dapat mengevaluasi lebih banyak kemungkinan sejak tahap awal.

Bagi enterprise, perubahan ini membantu tim mengalokasikan lebih banyak waktu untuk strategi, storytelling, dan creative direction. Sementara itu, AI membantu mempercepat tahap eksplorasi dan produksi awal.

Pada akhirnya, teknologi hanya menjadi bagian dari proses. Ide, konteks, dan cara sebuah brand bercerita tetap berada di tangan manusia.

Mempercepat Eksplorasi, Membuka Lebih Banyak Kemungkinan

Kebutuhan terhadap konten digital akan terus berkembang. Perubahan ini mengikuti cara bisnis berkomunikasi dengan audiensnya.

Karena itu, kemampuan untuk bergerak cepat tanpa kehilangan ruang bereksperimen menjadi semakin penting.

Melalui kolaborasi dengan BytePlus serta pengenalan Lumina dan Dramagic, Indonet membawa Generative AI lebih dekat dengan kebutuhan enterprise. Fokusnya adalah mendukung proses content creation.

Lewat “Accelerate with Intelligence,” teknologi tidak hanya dibicarakan. Peserta juga dapat mencoba, mengeksplorasi, dan menerapkannya secara langsung.

Pada akhirnya, konten yang menarik tidak selalu dimulai dari proses produksi yang panjang.

Terkadang, semuanya cukup dimulai dari satu ide.

Ask Indonet